Kamis, 25 April 2013

PORT KEYBOARD



Perkembangan Port Keyboard


   Keyboard port berfungsi menghubungkan motherboard dengan keyboard. Setiap motherboard, biasanya memiliki satu di antara dua jenis keyboard port, yaitu Serial atau PS/2. Untuk menggunakan keyboard PS/2 pada port serial dibutuhkan konverter atau penghubung keyboard.


  Keyboard adalah Alat input yang digunakan untuk mengetik informasi ke dalam komputer dan menjalankan berbagai intruksi atau perintah ke dalam komputer. Penciptaan keyboard komputer diilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar rancangannya dibuat oleh Christopher Latham tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington.


Keyboard komputer pertama disesuaikan dari kartu pelubang (punch card) dan teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype). Tahun 1946 komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat input dan output.


 1. Keyboard Serial
    Yaitu keyboard yang menggunakan DIN 5 male yang biasanya digunakan pada komputer AT.



2. Keyboard PS/2

    Merupakan keyboard yang paling sering dijumpai pada saat ini, karena keyboard ini biasa digunakan untuk komputerATX. Port keyboard PS/2 hampir sama dengan port pada mouse, jadi diharapkan untuk berhati-hati dalam memasang konektor keyboard. Biasanya port pada keyboard ditandai dengan warna ungu dan port pada mouse ditandai dengan warna hijau.


  3.Keyboard Wireless  

     Sesuai dengan namanya, keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel sebagai penghubung antara keyboard dengan komputer. Jenis koneksi yang digunakan adalah infra redwifi atau bluetooth. Untuk menghubungkan keyboard dengan komputer, dibutuhkan unit pemancar dan penerima. Unit pemancar biasanya terdapat padakeyboard itu sendiri, sedangkan penerima biasanya dipasang padaport USB atau serial pada CPU.



   4. Keyboard USB

     Merupakan keyboard dengan port USB, karena pada saat ini banyak pengguna yang menggunakan laptop dan pada laptop tidak terdapat port PS/2, maka keyboard ini sering dipakai oleh para pengguna laptop. Selain itu konektor USB menjamin transfer data lebih cepat dibanding dengan port yang lain.





  Dari artikel diatas kita dapat simpulkan bahwa dengan seiring dengan perkembangan komputer maka perkembangan alat-alat pendukung juga semakin pesat, sehingga pengguna akan lebig nyaman saat menggunakannya.

Kamis, 10 Januari 2013

Menganalisa bahasa Assembly

Listing Program


            MOV AH, #50H ;

MOV AL,#55 ;

ADD AH, AL ;

ADD AL, #60H ;

Tdata : JMP Proses

               BilA DB 100

               BilB DB 200

Proses:

  MOV AX, BilA ;

  CMP AX, BilB ;

JNP Exit

   End Proses ;

           



            ANALISA BAHASA ASSEMBLY

    1.Elemen Instruksi
       a.Mov   >> operand 1nya AH, operand 2nya #50H
       b.ADD   >>operand 1nya AL, operand 2nya #10H
       c.CMP   >>operand 1nya AX, operand 2nya #AL
       d.JNP     >>operand 1nya tidak ada, operand 2nya #60H,BilA,BilB

            2. Format Instruksi

a.MOV AH,#50H;  >> opcode+operand 1 + Operand 2

b.MOV AL,#55      >> opcode+operand 1 + Operand 2
c.ADD AH,AL         >> opcode+operand 1 + Operand 2

d.ADD AL,#60H    >> opcode+operand 1 + Operand 2

e.MOV AX,BilA      >> opcode+operand 1 + Operand 2

f.CMP AX,BilB        >> opcode+operand 1 + Operand 2j.JNP Exit                 >> opcode+operand 1 + (Not Operand)

            3. Jenis Instruksi

a.MOV AH,#50H    jenisnya adalah Intruksi Perpindahan Data

b.MOV AL #55       jenisnya adalah Intruksi Perpindahan Data

c.ADD AH,AL          jenisnya adalah Intruksi Aritmetika

d.ADD AL,#60H     jenisnya adalah Intruksi Aritmetika
e.MOV AX,BilA       jenisnya adalah Intruksi Perpindahan Data

f.CMP AX,BilB         jenisnya adalah Intruksi Percabangan
JNP Exit                    jenisnya adalah Intruksi Pecabangan

           4. Alamat atau Register Yang Digunakan

                  1.   Register AX.

                  2.   Register AH.

                  3.   Register AL. 

   

          5. Mengartikan Bahasa Assembly Dalam Bahasa Sendiri

    Pindahkan isi 50H ke dalam register AH.
    Isi Register AL adalah 55H.
    Tambahkan  Nilai atau isi register AL ke dalam register AH dan simpan ke dalam register AH.

    Tambahkan 60H ke register AL  dan simpan ke dalam register AL.

    Data : Loncat proses.

    BilA database nilai adalah 50.

    BilB database nilai adalah 55.

    Proses :

    Pindahkan isi BilA ke dalam register AX.

    Bandingkan BilB dengan BilA dan simpan dalam register AX.Jika Perbandingan BilB dengan BilA adalah Ganjil, maka loncat proses ke Exit.

t